Tampilkan postingan dengan label Lain - lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain - lain. Tampilkan semua postingan
Contoh Resensi Buku
23.08 |
Label:
Lain - lain
Judul : Bahasa Indonesia untuk SMP
/
MTs kelas IX
Penulis : Atikah
Yuwono
Suhartanto
Penerbit : Pusat Perbukuan (Departemen
Pendidikan Nasional)
Cetakan : Jakarta, Juli 2008
Tebal : viii, 194 Halaman
MTs kelas IX
Penulis : Atikah
Yuwono
Suhartanto
Penerbit : Pusat Perbukuan (Departemen
Pendidikan Nasional)
Cetakan : Jakarta, Juli 2008
Tebal : viii, 194 Halaman
Jika kita mendengar kata bahasa mungkin yang terbesit dalam benak kita
adalah mudah. Namun, kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan. Untuk itu,
Departemen Pendidikan Nasional menerbitkan beberapa buku, yang salah satunya
adalah Buku Bahasa Indonesia untuk
SMP/MTs kelas IX yang ditujukan agar siswa lebih terampil berbahasa
Indonesia dan mengapresiasi berbagai karya sastra. Di kelas IX SMP/MTs siswa akan mempelajari aspek – aspek
berbahasa Indonesia yang meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca
dan menulis serta belajar mengapresiasi karya sastra. Materi yang disajikan telah
disesuaikan dengan kurikulum yang harus diterapkan untuk siswa kelas IX SMP/
MTs.
Buku ini dikemas secara
sederhana dan menarik serta memaparkan teori – teori yang dipelajari di kelas
IX SMP/MTs. Oleh karna itu, kita dapat memahami isi di dalamnya seperti
memahami dialog interaktif, menganalisis unsyur syair, memusikalisasikan puisi,
membaca memindai Indeks buku, menyuting karangan, menulis cerpen, memahami /
menulis teks pidato, menulis karya ilmiah, memahami novel, meresensi buku
pengetahuan, dan sebagainya dengan mudah. Selain itu semua aspek berbahasa
Indonesia yang dipelajari di kelas IX telah tercakup secara terperinci dalam
buku ini.
Buku ini menyajikan meteri yang lengkap dan banyak
sesuai dengan kehidupan, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Buku
ini pun dilengkapi dengan peta konsep, rangkuman, latihan soal per bab, glosarium,
daftar isi, dan daftar pusaka yang membuat kita menjadi lebih mudah untuk
memahami buku ini. Buku ini juga memiliki kualitas yang baik sehingga tahan
lama dan tidak mudah robek.
Namun, kelemahan buku ini terdapat pada banyaknya
tulisan, dan hanya memiliki 3 warna saja, yaitu hitam, putih, dan biru yang
memberi kesan pertama menjadi tidak menarik. Padahal penyajian gambar dan
tulisan yang berwarna dapat meningkatkan daya tarik buku terseput. Isi dalam
buku ini sudah lengkap. Meskipun contoh – contoh soal per bab dalam buku ini
masih sedikit, sehingga membuat pembaca mengalami kesulitan.
Terlepas dari semua itu, buku
ini sangat dibutuhkan khususnya untuk siswa kelas IX SMP/MTs untuk dapat
memperdalam kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, secara lisan
maupun tulisan. Buku ini membuat pembaca menjadi lebih kreatif dan berwawasan
luas. Pembaca juga akan menyukai buku ini, karna banyak informasi yang belum
kita ketahui sebelumnya dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari - hari.
Ada Setan di Kampus gue! (Part 2)
02.35 |
Label:
Lain - lain
3. Universitas Indonesia (UI)
Hantu Wanita Berbaju Merah
"Perasaan aku mulai gak enak, bulu kudukku langsung berdiri. Tanpa babibu, aku langsung ngacir sekencang-kencangnya."
Hantu merah terkenal di UI Depok. Konon, dia mahasiswa angkatan 96 yang meninggal di depan pintu masuk utama kampus setelah di perkosa oleh lima pemuda berandalan di gerbang tak jauh dari tulisan "Selamat Datang di Kota Depok". Penampakan juga sering terjadi di sekitar fakultas teknik. Bahkan stadion teknik yang dikenal mahasiswa UI sebagai tempat paling angker dan paling sering terlihat hal-hal gaib, sampai mahasiswa yang akan lewat jalur itu setelah jam 6 sore harus menunggu teman-temannya karena gak berani jalan sendirian.
4. Universitas Indonesia (UI), Salemba
Hantu Tentara Jepang dan Suster Belanda
Kampus FK UI di Salemba, Jakpus, ini tergolong kampus paling angker.Gimana enggak kampus ini dulunya adalah sekolah kedokteran sekaligus rumah sakit pada zaman perang revolusi melawan Belanda tepatnya tahun 1919. Melihat sejarahnya yang panjang dan penuh intrik perang, bisa dibayangkan betapa angkernya kampus ini. Konon hantu yang paling terkenal adalah hantu suster belanda bernama Anna. Adapula kisah hantu tanpa kaki dan kepala yang konon adalah korban tahun 1940an dan hantu ijoniwo, tentara Jepang yang mati tragis karena keracunan. Pokoknya banyak hantu gentayangan di kampus yang sudah berusia 90 tahun ini. Pada malam-malam tertentu, katanya sering terdengar suara-suara aneh di ruang laboratorium biologi walaupun jelas pada jam 1 malam gak ada mahasiswa yang belajar dan praktek disana. Sering juga terdengar percakapan dua atau tiga orang dalam bahasa belanda di kelas-kelas tertentu di atas pukul 10 malam. Di gedung kelas yang pernah menjadi ruang penyimpanan mayat di belakang kampus sering terdengar tangisan wanita.
Hantu Wanita Berbaju Merah
"Perasaan aku mulai gak enak, bulu kudukku langsung berdiri. Tanpa babibu, aku langsung ngacir sekencang-kencangnya."
Hantu merah terkenal di UI Depok. Konon, dia mahasiswa angkatan 96 yang meninggal di depan pintu masuk utama kampus setelah di perkosa oleh lima pemuda berandalan di gerbang tak jauh dari tulisan "Selamat Datang di Kota Depok". Penampakan juga sering terjadi di sekitar fakultas teknik. Bahkan stadion teknik yang dikenal mahasiswa UI sebagai tempat paling angker dan paling sering terlihat hal-hal gaib, sampai mahasiswa yang akan lewat jalur itu setelah jam 6 sore harus menunggu teman-temannya karena gak berani jalan sendirian.
4. Universitas Indonesia (UI), Salemba
Hantu Tentara Jepang dan Suster Belanda
Kampus FK UI di Salemba, Jakpus, ini tergolong kampus paling angker.Gimana enggak kampus ini dulunya adalah sekolah kedokteran sekaligus rumah sakit pada zaman perang revolusi melawan Belanda tepatnya tahun 1919. Melihat sejarahnya yang panjang dan penuh intrik perang, bisa dibayangkan betapa angkernya kampus ini. Konon hantu yang paling terkenal adalah hantu suster belanda bernama Anna. Adapula kisah hantu tanpa kaki dan kepala yang konon adalah korban tahun 1940an dan hantu ijoniwo, tentara Jepang yang mati tragis karena keracunan. Pokoknya banyak hantu gentayangan di kampus yang sudah berusia 90 tahun ini. Pada malam-malam tertentu, katanya sering terdengar suara-suara aneh di ruang laboratorium biologi walaupun jelas pada jam 1 malam gak ada mahasiswa yang belajar dan praktek disana. Sering juga terdengar percakapan dua atau tiga orang dalam bahasa belanda di kelas-kelas tertentu di atas pukul 10 malam. Di gedung kelas yang pernah menjadi ruang penyimpanan mayat di belakang kampus sering terdengar tangisan wanita.
Ada Setan di Kampus gue! (Part 1)
02.18 |
Label:
Lain - lain
Cerita hantu juga ternyata populer di komunitas kampus yang katanya intelek, rasional, dan ilmiah itu. Menurut informasi yang gue liat di Majalah CampusLife ada 4 kampus yang katanya paling angker di Jawa. Lebih seru lagi beberapa hantu bahkan sudah melegenda dan mempunyai nama panggilan. Gak percaya? Simak aja cerita - cerita sereem, dibawah ini....
1. Universitas Tarumanegara (Untar)
Geger hantu tanpa kepala
Anak Untar mostly pasti tau cerita yang satu ini, kisah hantu wanita berambut panjang yang suka mencopot kepalanya sendiri ini, sudah melegenda di kampus Untar sejak tahun 80an. Hantu ini sering nongol terutama kalau hujan dan tiba - tiba suka pinjam sisir, kalau dikasih pinjem langsung deh dia mencopot kepalanya sambil tangan kanannya menyisir rambutnya. Ada juga yang bilang, si hantu gak langsung minjem sisir tapi suka langsung aja copot kepalanya. Sering muncul di depan lift lantai 1, katanya sih, si hantu adalah mantan mahasiswa tahun 70an yang meninggal tanpa alasan yang jelas. Hantu yang katanya namanya Sinta ini sudah banyak dilihat oleh mahasiswa. Hmm better watch your back when you take the lift next time, hehehe....
2. Universitas Nasional (Unas)
Hantu bernama Noni
Alkisah ada seorang cewek yang meninggal di sekitar Unas, cewek yang bernama Noni itu meninggal menjelang pernikahan yang katanya tinggl 2 minggu lagi. Noni sering menggangu mahasiswi kampus Unas. Setelah pukul 6 dia sering menampakan diri di toilet putri, berdiri dengan pandangan kosong dan hampa tanpa suara.Seorang mahasiswi baru konon pernah pingsan melihat si Noni, kabarnya, waktu itu dia lagi merias wajahnya tiba - tiba persis di sampinnya si Noni berdiri sambil melototin mahasiswi baru tadi seakan ingin merogoh make - up nya, maklum Noni harusnya jadi pengantin, mungkin dia mati penasaran!
3. Universitas Indonesia
Hantu wanita berbaju merah
Malah mahasiswa baru FE UI menceritakan kisahnya kepada majalah CampusLife, "sebagai mahasiswa baru aku memang baru menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus UI Depok yang lumayan besar ini. Ketika waktu itu jam 8.30 malem, gak tahan ke kamar mandi, dijalan meuju FE aku langsung masuk toilet di gedung A, bersebrangan dengan kantor lembaga demografi didalam ada 2 bilik yang satu rusak, yang satu lagi tertutup, terpaksa aku menunggu sampai ada yang keluar, tak lama terdengar suara air mengalir di toilet, aku langsung ambil ancar - ancar siap masuk ke bilik, tapi kok gak ada yang keluar, setelah itu tetap gak ada yang keluar. Aku nekat mengetuk pintu, tetap gak ada yang keluar, akhirnya aku masuk ke bilik yang rusak, setelah selesai buang air, baru mau cuci tangan di wastafel tiba- tiba seorang wanita berbaju merah keluar dari bilik tadi keluar dari toilet tadi berdiri pas dibelakang aku. Padahal wastafel di samping gak ada yang pake, perasaanku mulai gaenak dan......................"
To be continue guys
Hasil Karya
01.26 |
Label:
Lain - lain
Semua Akan Indah Pada Waktunya (Part3)
01.43 |
Label:
Lain - lain
Tekadku
sudah bulat, aku harus segera menjauh dari sosok Rani, jujur saja aku tidak mau
sekelas lagi dengannya, bukan karena aku benci padanya, tapi karena setiap
melihatnya dadaku terasa sakit sekali. Jika aku menjauh dari Rani, itu artinya
aku harus siap kehilangan kelima sahabatku yang lain, yang memang aku sayangi
dan berarti bagiku. Akhirnya aku pun majauh dari mereka. Kita pun menganal kata
lupa dan melupakan. Begitulah nasib perkenalan GOLD memalui jembatan pertemuan
di Acara Pensi, Peringatan Hari Ulang Tahun Sekolah. Kita merasa hanya
berkepentingan dengan dunia kita sendiri. Kita sempat asing satu sama lain.
Jika kebetulan bertatap muka, yang diproses dalam ingatan kita hanyalah “Aduh…
siapa yaaaa? Kaya pernah liat, pernah deket, cuman kapan? Dimana?” Dan cukup.
Bahkan kita tidak berkepentingan memberi jawaban atas pertanyaan itu.
Aku pun bertemu dengan sahabat – sahabat baruku yang memberi angin
segar yang dan tak kalah super jika dibandingkan dengan mereka. Mereka yang
bisa membuat aku tersenyum dan ceria kembali.
Terlebih lagi aku mendengar kabar perilaku Rani yang semakin menjadi –
jadi dan mulai banyak yang tidak suka
dengan perilakunya. Seketika aku kaget, satu persatu anggota GOLD mulai ikut
menjauh dari Rani, dan sepertinya GOLD malah menjadi benar - benar hancur, tapi
sejujurnya aku merasa sedikit lega, karena syukur jika memang mereka semua
mengetahui siapa yang benar – benar jahat.
Tak sengaja, aku, Lila, Lesya, dan Paras bertemu berbarengan. Sayang
sekali waktu itu Timeh sedang tidak masuk. Tiba – tiba Paras memeluk erat tubuh
Lila.
“Lil, maafin aku Lil, maafin aku,” katanya sambil memangis
seseggunkkan.
“Iya Ras, aku ngerti kok,” jawab Lila dengan lembut.
“Maafin aku Lil, aku menjauh dari kamu bukan karena aku benci padamu,
tapi karena aku tidak ingin merusak kebahagian kamu dengan Rani, sementara aku
tidak bisa bersikap biasa dengannya karena kejadian masa lalu aku dengannya,
jadi lebih baik aku yang mengalah,” ucap Paras berderai air mata.
Ya, Rani dan Paras pernah terlibat konflik dengan Bagas. Paras pernah
suka dengan Bagas disaat Mutia dan Bagas sudah putus. Hingga akhirnya Paras
merelakan Bagas hanya untuk menjaga persahabatan kami. Mungkin, Paras baru
sadar dan sakitnya baru terasa saat – saat ini.
“Ya, kalau aku sih menjauh dari dia karena… Hem… sudahlah, aku sudah
malas membahasnya,” jawab Lesya dengan muka murung.
Kita semua pun tertawa. Ini sedikit mencairkan suasana. Aku merasa saat
itu adalah saat yang tepat untuk aku menjelaskan kepada mereka mengapa dulu aku
tiba – tiba menjauh dari mereka.
Aku pun memberanikan diri untuk menjelaskannya “Kalau aku, heemmm… maaf
aku tidak terima dulu dibilang munafik, maafkan aku,”
Akhirnya kami pun berpelukkan dan saling memaafkan. Kalau yang aku tahu
tentang Rano sih, katanya dia tidak mau mejilat ludahnya sendiri, sejujuenya
Lesya, Paras, Timeh, dan aku pun sudah malas dengannya, untuk memaafkannya
mungkin iya, tapi untuk kembali bersahabat dengannya mungkin sudah tidak bisa
lagi, entahlah, biarkan waktu saja yang mejawab. Kami pun bertekad untuk
kembali menata persahabatan kami yang sempak karenanya.
Sejak saat itu pula aku mengerti satu hal ‘Hidup itu sederhana, pilih
dan jangan pernah menyesalinya.’
***
Semua Akan Indah Pada Waktunya (Part2)
05.12 |
Label:
Lain - lain
Aku
pun pulang cepat – cepat ke rumah, aku benar – benar lelah, lelah akan keadaan.
Sesampainya di rumah aku duduk di teras depan, hujan deras mengguyur kota
Jakarta, hujan ini seperti mewakili perasaan ku saat ini.
“Gimana Dek? Apa masalahnya sudah selesai?” tanya kakaku yang datang
secara tiba – tiba.
“Sudah Kak,” jawabku secara singkat.
“Sepertinya, ada yang tidak beres darimu, ada apa De?” tanyanya.
“Aku baik – baik saja Kak,” kataku sambil tersenyum. Ya lebih tepatnya
senyum palsu untuk menutupi perasaanku.
“Kakak Kenal kamu tidak setahun dua tahun, De. Kaka yakin betul kalau
saat ini sedang ada yang mengganjal perasaanmu. Apa perilakumu ini ada kaitan nya
dengan masalah persahabatanmu?” tanyanya dengan penuh kelembutan.
“Hatiku sakit Kak, benar – benar sakit.
Mereka menuduhku, aku telah menjadi orang munafik. Tapi sejujurnya, aku tidak
terima dibilang seperti itu olehnya, hatiku berontak Kak,” jawabku sambil
kembali meneteskan air mata.
“Loh kok? Seperti itu?” tanyanya.
“Aku tak mengerti Kak,” jawabku.
“Apa sebelumnya……. kalian pernah punya masalah?” tanyanya.
“Masalah apa yah? Apa karna aku jadian sama Adit?” jawabku.
“Lho? Kamu yang jadian, dia yang
marah? Apa jangan – jangan, Adit itu mantannya Rani?” tanyanya.
“Ya memang kenyataannya seperti itu
Kak.” jawabku
“Serius? Ceritain lebih lanjut deh, Kaka rasa sih ada kaitannya
dengan itu” pintanya.
“Jadi gini Kak. Saat aku kelas VIII, Rani dan Lila seperti mau nyomblagin aku sama orang yang aku suka,
dan saat itu aku sedang suka dengan Adit. Dia sekelas denganku dulu, tapi kan aku
tidak dekat dengannya, tau nomernya aja engga, dan aku lihat sih dia orangnya juga tertutup. Akan tetapi Rani tetap
meyakinkanku kalau memang dia akan berhasil nyomblangin
aku dengannya,” aku menarik nafas. “Lama - kelamaan, aku mulai merasakan
hal yang aneh. Sepertinya Adit suka dengan Rani, begitupun dengannya. Terlihat
sekali perbedaan respon dari Adit ke aku, dan dari Adit ke Rani, hal itu
semakin membuat aku yakin kalau memang sudah timbul benih – benih cinta
diantara mereka. Aku juga nelihat isi dari sms mereka,” jawabku panjang lebar.
“Terus – terus, mereka jadian?” tanyanya penasaran.
“Ya begitudeh,” jawabku secara singkat.
“Ih kok bisa? Dia mengkhianati kamu dong?” tanyanya.
“Dulu aku tak mnegerti itu Kak. Lagipula, saat mereka jadian aku sudah
tidak punya rasa lagi dengan Adit. Jadi aku tidak mempermasalahkan hal itu,”
jawabku”
“Tunggu dulu, bukannya kamu pernah cerita sama Kaka, kalau dulu Rani pernah
jadian sama Bagas kalau tidak salah, karena tadinya dia ingin menyomblangkan
sahabatmu Lila? “ tanyanya.
“Iya, Kak. Memang kenapa?” jawbaku.
“Kenapa dulu masih minta comblagin coba? Udah tau dia seperti itu. Kalau
begitu dari sini saja seharusnya Adikku ini sudah bisa melihat kelakuan Rani
yang sebenarnya.” tuturnya.
Tiba – tiba saja otakku mencerna semua perkataan Kakaku itu, dan entah
mengapa aku setuju denganya. Aku juga baru sadar, kalau memang dialah yang jahat, dialah yang
seharusnya intropeksi diri.
“Sepertinya aku setuju dengan Kakak.
Terlebih aku tahu alasan Rani mutusin Adit dulu itu karna dia suka lagi dengan
Bagas, mantannya itu. Setelah sehari putus, besoknya jadian lagi deh sama
Bagas. Saat aku mulai dekat lagi dengan Adit, disitulah awal diriku mulai kesal
dengannya, alasan yang pertama aku sedih mendengar perlakuan Rani ke Adit saat
mereka pacaran, yang kedua… Heeeemm… sejujurnya aku cemburu Kak” seketika
hening. “Tapi Kakak juga harus tau saat itu Rani juga sedang terlibat konflik
dengan Bagas, yang melibatkan kami para sahabatnya. Yang lebih buruk lagi, tidak seorang pun diantara
GOLD yang membela Rani,” jelasku.
“Nah, semakin terlihat jelaskan
kelakuan dia yang sebenernya.” jelas kakaku dengan tegas.
Aku kembali berfikir, benar juga
yang dikatakannya. Berarti waktu itu aku bodoh sekali karna rela dimusuhin Lila,
Paras, Lesya, dam Timeh, hanya untuk membelanya. Memang setelah itu aku kesal
dengannya, itu semua juga karna kelakuan dia yang tidak bisa berubah. Aku pun
bingung, entah mengapa aku tidak bisa menunjukkan ketidaksukaanku kepadanya,
dan akhirnya tertuduhlah kata Devil Bertopeng Angel itu kepadaku. Tiba- tiba rasa sakit itu pun kembali
menghantuiku.
“Jadi, apa yang harus aku lakukan
sekarang, Kak?” tanyaku pasrah.
“Jauhin Rani! Percaya sama Kakak,
itu yang terbaik.” jawabnya dengan penuh
pengertian.
***
Langganan:
Postingan (Atom)





























